Pengusaha sukses usia muda

Posted: 21 Maret 2020 in TIK

Belakangan ini banyak orang mulai lebih melirik dunia usaha ketimbang menjadi karyawan suatu perusahaan. Kesuksesan finansial yang bisa diperoleh dari membangun usaha sendiri mendorong orang untuk memilih memulai usaha mereka sendiri. Banyak kisah sukses para pengusaha yang mulai dari nol dan harus melewati jalan panjang dan berliku sebelum akhirnya meraih kesuksesan yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin menjajal dunia wirausaha.

Di sini Anda bisa menyimak kisah sukses 8 orang pengusaha dari tanah air yang berskala menengah hingga besar, tua maupun muda, yang rata-rata memulai dari bawah dan serba sulit sebelum mencapai kesuksesan yang sekarang.

1. Bob Sadino

Bob Sadino
Bob Sadino via kopipait.web.id

Terlahir di Lampung, 9 Maret 1939, mendiang pengusaha dengan nama lengkap Bambang Mustari Sadino ini termasuk salah satu pengusaha sukses yang sempat mengalami jatuh-bangun sebelum akhirnya menorehkan kesuksesan besar. Setelah sekitar sembilan tahun menjadi pegawai, Bob memutuskan untuk berhenti dan banting setir menjadi pengusaha.

Usaha pertama yang dirintisnya adalah bisnis penyewaan mobil, dengan hanya bermodalkan satu mobil Mercedes dan ia supiri sendiri. Namun karena musibah kecelakaan yang menimpanya saat mengemudikan mobil yang disewakannya itu, bisnis itupun berhenti di tengah jalan. Tidak putus semangat, ia kemudian beralih profesi sebagai buruh bangunan yang dibayar dengan upah harian.

Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat adanya peluang bisnis yang lain, bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan modal pinjaman tetangganya, akhirnya Bob mulai menjalankan bisnis tersebut. Awalnya, Bob menawarkan sendiri dagangannya dari rumah ke rumah di wilayah sekitar tempat tinggalnya, terutama kepada para ekspatriat, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Bisnis telurnya tersebut akhirnya berbuah manis dan ia mengembangkan sayap dengan menjual daging dan sayuran hidoponik. Berkat keuletannya, bisnis tersebut sukses dan ia pun mendirikan Kem-Chicks, supermarket ternama yang menjual berbagai macam produk peternakan dan pertanian. Meski sudah sukses, ia tetap tampil sederhana dan kerap kali melayani sendiri para pelanggannya seperti keluarganya sendiri.

2. Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti via wordpress.com

Perempuan kelahiran 1965 yang sekarang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI di bawah Presiden Jokowi ini adalah seorang pengusaha yang terkenal tegas. Ia merintis bisnisnya di bidang perikanan dan kemudian maskapai penerbangan dari nol.

Setelah memilih untuk berhenti sekolah sebelum lulus SMA, ia memulai usahanya sebagai pedagang pakaian dan bed cover. Setelah melihat potensi wilayah tempat tinggalnya, Pangandaran, sebagai penghasil ikan, Susi lantas memanfaatkannya sebagai peluang bisnis dan beralih ke usaha perikanan.

Dengan modal hanya Rp750 ribu hasil dari menjual perhiasannya, ia mulai membeli ikan dari tempat pelelangan dan memasarkannya ke sejumlah restoran. Setelah sempat tersendat, bisnis Susi akhirnya berhasil menguasai bursa pelelangan ikan di Pangandaran dan bahkan kemudian merambah ke ekspor ikan dan lobster.

Bisnis maskapai penerbangannya juga berawal dari bisnis perikanan tersebut. Untuk mengatasi masalah pengiriman ikan yang lambat apabila lewat darat atau laut, Susi membeli sebuah pesawat dari pinjaman bank untuk pengangkutan produk lautnya, yang kemudian berkembang menjadi armada maskapai penerbangan Susi Air yang melayani rute pedalaman dan carter.

3. Reza Nurhilman

Reza Nurhilman
Reza Nurhilman via blogspot.com

Bagi yang belum mengenal nama ini, mungkin Anda lebih mengenal “kripik setan” Maicih. Ya, Reza Nurhilman adalah nama pemuda yang berada di belakang produk keripik singkong ekstra pedas yang populer itu. Reza memulai bisnis keripik singkong ini pada pertengahan 2010 seorang diri saat berusia 23 tahun dengan modal awal 15 juta rupiah. Untuk bisnisnya ini, ia menggandeng satu produsen keripik lokal di Bandung.

Reza mengawali bisnisnya ini dengan melakukan pemasaran sederhana, yakni melalui platform media sosial, Twitter, sebelum mengembangkan sayap dengan menerapkan sistem keagenan yang menggunakan istilah Jenderal agar produknya bisa menggapai konsumen yang lebih luas. Para Jenderal ini memasarkan produknya dengan cara berkeliling atau nomaden.

Pemuda kelahiran Bandung 28 tahun yang lalu ini mengaku kunci kesuksesannya terletak pada cara berpikirnya yang out of the box, yaitu dengan tidak membuka toko seperti kebanyakan penjual sehingga membuat produknya eksklusif.  Melalui Twitter, para jenderal memberitahu informasi lokasi penjualan setiap harinya. Cara pemasaran yang cukup unik ini terbukti berhasil mengangkat nama Maicih di dunia maya. Baru setengah tahun saja, omzet Maicih bisa mencapai Rp7 miliar per bulan. Angka yang fantastis, bukan?

4. Sunny Kamengmau

Sunny Kamengmau
 Sunny Kamengmau via indonesiayoungentrepreneurs.com

Anda pernah mendengar tas tangan merek Robita? Tas Robita yang begitu populer di Jepang ini bahkan kabarnya menjadi idaman oleh semua kalangan sosialita di negara sakura itu. Orang yang berada di balik ‘dapur’ tas merek Robita ini adalah Sunny Kamengmau, pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siapa sangka pemuda yang tidak pernah lulus SMA itu akhirnya menjadi pengusaha sukses yang dapat menginspirasi siapa pun yang mendengar kisahnya. Sunny mengawali bisnisnya dengan modal nekat. Setelah meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke Bali, ia bekerja sebagai tukang sapu di sebuah hotel. Selang beberapa lama ia pun diangkat menjadi satpam karena dianggap memiliki etos kerja yang bagus. Selama itu, ia juga memanfaatkan waktunya untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Gaji pertamanya ia sisihkan untuk membeli kamus dua bahasa asing tersebut dan mempelajarinya dengan tekun. Keberuntungan mungkin memang berada di pihaknya sejak awal ia dipekerjakan di hotel tersebut, karena di sana ia berkenalan dengan seorang pengusaha asal Jepang yang kemudian memintanya untuk memasok tas kulit ke negaranya. Meski sempat terseok untuk beberapa lama, bahkan hampir kehilangan semua penjahit tas yang bekerja untuknya, Sunny perlahan bisa bangkit dan bisnis tasnya itupun kian diperkokoh hingga mampu memiliki 100 orang karyawan.

5. Gibran Rakabuming

Gibran Rakabuming
Gibran Rakabuming via wordpress.com

Saat ini nama Gibran Rakabuming mungkin sudah dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, di luar fakta bahwa ayahnya, Joko Widodo, adalah seorang presiden negara republik Indonesia. Gibran adalah pemilik sebuah bisnis di bidang catering dan wedding organizer dengan nama Chili Pari.

Sebelum menjabat menjadi Walikota Solo, kemudian Gubernur DKI jakarta, dan akhirnya Presiden RI, ayahnya, Joko Widodo merupakan pengusaha mebel. Namun, Gibran memilih untuk merintis usaha sendiri tanpa campur tangan ayahnya. Ia memulai usahanya dengan mengajukan pinjaman ke bank untuk modal.

Meski sempat ditolak beberapa kali, akhirnya ia mendapatkan persetujuan dari salah satu bank dan dengan modal pinjaman tersebut ia pun memulai Chili Pari dengan melayani pesanan partai kecil. Berkat kemampuan dan keuletannya sendiri, sekarang Chili Pari sudah banyak menangani order besar dengan jumlah tamu hingga ribuan orang dan usaha Gibran pun semakin berkembang.

6. Nicholas Kurniawan


Nicholas Kurniawan via ceritaprasmul.com

Nama Nicholas Kurniawan mungkin belum terlalu familiar di telinga Anda, namun saat ini di usianya yang masih sangat belia, 20 tahun, ia sudah sukses menjadi eksportir ikan hias termuda di Indonesia. Semua berawal dari kondisi keluarganya yang terpuruk dan terlilit utang, dan Nicholas pun berniat untuk mengubah nasibnya. 

Sempat mencoba berbagai bisnis mulai dari asuransi, makanan, MLM, dan mainan, jatuh bangun dan bahkan sempat tidak naik kelas saat kelas 2 SMA, ia mulai bangkit kembali dan mencoba peruntungannya dengan menjual ikan hias secara online melalui situs Kaskus. Meski sempat beberapa kali ditipu oleh calon pembeli, bisnis ikan hias Nicholas kini sudah menjangkau luar negeri dan dalam sebulan omzetnya bisa mencapai lebih dari Rp100 juta.

7. Hamzah Izzulhaq


Hamzah Izzulhaq via makeindonesia.com

Pemuda kelahiran 1993 ini sudah membuktikan diri sebagai pengusaha muda yang sukses. Sejak kecil, ia sudah terlihat memiliki bakat berbisnis, yakni dengan berjualan kelereng, petasan, hingga koran. Ia juga pernah menjadi tukang parkir dan ojek payung.

Saat tengah mengikuti seminar bisnis pelajar ketika masih duduk di bangku SMA, Hamzah ditawari usaha waralaba bimbingan belajar oleh seorang pemuda yang juga masih muda namun sudah memiliki bimbingan belajar dengan 44 cabang.

Dengan bermodal uang Rp5 juta dan pinjaman Rp70 juta dari ayahnya, ia membeli salah satu cabang yang kebetulan ditawarkan untuk diambilalih seharga Rp175 juta. Sisanya yang sebesar Rp100 juta dibayar dengan dicicil dari keuntungan setiap semester.

Usahanya itu semakin berkembang, dan kini Hamzah sudah memiliki 3 lisensi waralaba bimbel dengan jumlah siswa di atas 200 orang setiap semester. Sejak akhir 2011, bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia. Pemuda 22 tahun ini menjabat sebagai direktur utama.

8. Yasa Singgih


Yasa Singgih via money.co

Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja, anak kelahiran 1995 ini memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis sejak sangat belia. Sejak berusia 15 tahun, setelah ayahnya terkena serangan jantung dan harus dioperasi, ia mulai mencari uang sendiri dengan menjadi pembawa acara di berbagai acara ulang tahun dan musik.

Selain itu, masih di usia yang sama, ia mulai berbisnis online dengan menjual lampu hias, namun tidak bertahan lama karena persoalan pemasok. Setahun kemudian, di usia 16 tahun, Yasa beralih ke bisnis mode.

Sempat jatuh bangun dan diremehkan orang, hingga rugi ratusan juta rupiah dari berbagai bisnis, sebelum akhirnya ia berhasil membangun brand pakaian sendiri dengan mengusung nama Mens Republic. Selain itu, ia juga mengelola usaha konsultasi manajemen bernama MS Consulting serta kompleks perumahan dalam bentuk kavling tanah di Bogor.

Anda pun Bisa Jadi Pengusaha Sukses

Bagaimana, sangat inspiratif bukan? Memang banyak yang mengatakan tidak semua orang punya bakat jadi pengusaha, namun menilik dari kisah-kisah di atas, dapat disimpulkan bahwa kesuksesan merupakan hasil dari kerja keras, bukan murni dari bakat. 

Semoga kisah-kisah inspiratif para pengusaha sukses di atas dapat Anda petik hikmahnya dan menjadi suatu motivasi bagi Anda untuk mencoba sendiri terjun di dunia usaha yang tak ada batasnya ini. Semoga Anda pun bisa menjadi pengusaha yang sukses seperti mereka!

sumber

https://www.cermati.com/artikel/8-kisah-inspiratif-pengusaha-sukses-indonesia

Remedi PKWU Kelas XI-XII

Posted: 9 Desember 2019 in TIK, UJI KOMPETENSI

Remedi PKWU semester ganjil tahun pelajaran 2019/20120 akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan yaitu;

  1. Kelas XI-IIS 1, XI-IIS 2, XI-MIA 1, XI-MIA 3, dan
  2. kelas XII-IIS 1, XII-IIS 2, XII-IIS 3, XII-IIS 4, XII-MIA 1, XII-MIA 2, XII-MIA 3, XII-MIA 4

Nama-nama siswa yang remedi dapat di cek di bawah ini:

UNBK 2019

Posted: 26 Maret 2019 in TIK

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 untuk jenjang SMK dilaksanakan tangaal 25-28 Maret 2019, sedangkan untuk jenjang SMA akan dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019.

Pada jenjang SMA pelaksanaan tidak kontinu pada tanggal 1-4 dikarenakan terdapat tanggal merah atau hari libur memperingati isra’ mi’raj nabi Muhammad SAW.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
  (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
    google_ad_client: "ca-pub-1858545726679534",
    enable_page_level_ads: true
  });
</script>

Welcome to the Gutenberg Editor

Posted: 10 Desember 2018 in TIK

Of Mountains & Printing Presses

The goal of this new editor is to make adding rich content to WordPress simple and enjoyable. This whole post is composed of pieces of content—somewhat similar to LEGO bricks—that you can move around and interact with. Move your cursor around and you’ll notice the different blocks light up with outlines and arrows. Press the arrows to reposition blocks quickly, without fearing about losing things in the process of copying and pasting.

What you are reading now is a text block the most basic block of all. The text block has its own controls to be moved freely around the post…

… like this one, which is right aligned.

Headings are separate blocks as well, which helps with the outline and organization of your content.

A Picture is Worth a Thousand Words

Handling images and media with the utmost care is a primary focus of the new editor. Hopefully, you’ll find aspects of adding captions or going full-width with your pictures much easier and robust than before.

Beautiful landscape
If your theme supports it, you’ll see the “wide” button on the image toolbar. Give it a try.

Try selecting and removing or editing the caption, now you don’t have to be careful about selecting the image or other text by mistake and ruining the presentation.

The Inserter Tool

Imagine everything that WordPress can do is available to you quickly and in the same place on the interface. No need to figure out HTML tags, classes, or remember complicated shortcode syntax. That’s the spirit behind the inserter—the (+) button you’ll see around the editor—which allows you to browse all available content blocks and add them into your post. Plugins and themes are able to register their own, opening up all sort of possibilities for rich editing and publishing.

Go give it a try, you may discover things WordPress can already add into your posts that you didn’t know about. Here’s a short list of what you can currently find there:

  • Text & Headings
  • Images & Videos
  • Galeri
  • Embeds, like YouTube, Tweets, or other WordPress posts.
  • Layout blocks, like Buttons, Hero Images, Separators, etc.
  • And Lists like this one of course 🙂

Visual Editing

A huge benefit of blocks is that you can edit them in place and manipulate your content directly. Instead of having fields for editing things like the source of a quote, or the text of a button, you can directly change the content. Try editing the following quote:

The editor will endeavor to create a new page and post building experience that makes writing rich posts effortless, and has “blocks” to make it easy what today might take shortcodes, custom HTML, or “mystery meat” embed discovery.

Matt Mullenweg, 2017

The information corresponding to the source of the quote is a separate text field, similar to captions under images, so the structure of the quote is protected even if you select, modify, or remove the source. It’s always easy to add it back.

Blocks can be anything you need. For instance, you may want to add a subdued quote as part of the composition of your text, or you may prefer to display a giant stylized one. All of these options are available in the inserter.

You can change the amount of columns in your galleries by dragging a slider in the block inspector in the sidebar.

Media Rich

If you combine the new wide and full-wide alignments with galleries, you can create a very media rich layout, very quickly:

Accessibility is important — don’t forget image alt attribute

Sure, the full-wide image can be pretty big. But sometimes the image is worth it.

The above is a gallery with just two images. It’s an easier way to create visually appealing layouts, without having to deal with floats. You can also easily convert the gallery back to individual images again, by using the block switcher.

Any block can opt into these alignments. The embed block has them also, and is responsive out of the box:

You can build any block you like, static or dynamic, decorative or plain. Here’s a pullquote block:

Kode adalah puisi

The WordPress community

If you want to learn more about how to build additional blocks, or if you are interested in helping with the project, head over to the GitHub repository.


BAWEAN ISLAND

👋

Dermaga Bawean

UNBK 2018 Simulasi 1

Posted: 8 November 2017 in TIK

Persiapan untuk simulasi 1 UNBK 2018 sudah 90% tinggal menunggu pelaksanaan pada tanggal 13 November 2017, untuk siswa kelas XII SMAN 1 Sangkapura jangan lupa belajar yang rajin..

Selamat Tahun Baru Islam

Posted: 22 September 2017 in TIK

Selamat tahun baru Islam 1 Muharram 1439 H. semoga Allah selalu melimpahkan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua. amin

LJK untuk Remidi UAS 2 2016

Posted: 23 Mei 2016 in TIK

LJK Remidian TIK di cetak pada kertas F4, dan dibawah pada saat remidian TIK hari Sabtu, 28 Mei 2016 klik remidi untuk mendownload LJK

NB, * LJK INI TIDAK BOLEH RUSAK, KOTOR ATAU TERLIPAT. * PRINT “LJK REMIDI” TERSEBUT PADA KERTAS F4 (80 GRAM) DAN DIBAWAH PADA SAAT UJIAN REMIDI TIK PADA HARI KAMIS, 28 Mei 2016

Data PTK SMAN 1 Sangkapura

Posted: 5 Oktober 2015 in TIK

Daftar PTK SMAN 1 Sangkapura pada input data dapodik untuk versi excelnya bisa di download dsini

tetapi jika ptk ingin mengeceknya secara realtime bisa di akses di disini

dan untuk pengecekan Info GTK (Info Guru dan Tenaga kependidikan) juga bisa dilihat pada link dibawah ini:

Link 1
Link 2
Link 3
Link 4
Link 5

Selamat mencoba dan kalau ada data yang keliru tolong dicatat dan dilaporkan ke OPS ya..

Kapal Oh Kapal Kapan Berlayar

Posted: 4 Oktober 2015 in BAWEAN

Secuil kisah penantian, apa boleh dikata yang terjadi biarlah terjadi, penuh dengan makna penuh dengan teka teki yang seharusnya mudah dimengerti, ketentuanNya adalah misteri. Baiklah kita ceritakan saja disini, ini bukan rahasia, bukan rasa kecewa dan bukan pula mengeluh karena keadaan yang sebenarnya. tetapi ini adalalah ketidak pahaman kita membaca situasi yang ada.
Bermula dari satu minggu yang lalu, kita bahagia membantu sesama dan meninggalkan tanggung jawab dirumah, tidak mengapa ini untuk proses yang lebih baik. Awalnya berjalan dengan lancar bertemu dengan orang-orang hebat dengan pemikiran yang super, mungkin menurut anda berlebihan tapi tak mengapa mereka adalah orang-orang expert dibidangnya.
Anggap saja pertemuan dengan orang-orang hebat itu sudah selesai, karena memang bukan itu topik pembahasan kita kali ini. Terus yang bagian yang mana? Sabar bray tinggal minum kopi dulu biar gak ngantuk..
Ok kita mulai lagi, sebenarnya sederhana, kami hanya mengambil potret dan sudut pandang mereka yang sedang menunggu keberangkatan kapal ke pulau bawean, “ah itu kan biasa, banyak kok yang menuggu”, santai dulu, ni baca baik-baik..kesabaran memang diperlukan disegala lini..tak terkecuali mereka yang menunggu yang tidak pasti..kami selalu di PHP “kayak nama program komputer saja”. Jangan disalah artikan dulu, PHP_Pemberi Harapan Pasti, jangan disalah artikan ya apalagi berfikir-disebutin juga jangan..PHP hari pertama pemberitahuannya jelas besok ada kapal kepastiannya jelas tidak berangkat, okelah tidak apa-apa besok informasikan lagi ya, hari berikutnya “hari keberapa ya?” iya benar hari ketiga PHP yang kedua; besok kapal berangkat jelas dan pasti keesokan harinya tidak berangkat begitulah seterusnya hingga tulisan ini terbit..seperti lagunya itu tu, sakitnya tu disini..jangan ada yang tepuk dada ya bro..malu sama temen sosmed yang lain…hihi
Mereka mulai memainkan logikanya sendiri-sendiri, orang pertama “seharusnya kemaren berangkat, tau ah lupa hari yang keberapa, kan ketinggian gelombang sama dengan hari terakhir kapal berangkat ke bawean mungkin g kayak gini”.. Yang lain “saya kapok layar-layar, g mau lagi” yang lainnya “saya jauh-jauh dari Malay, negara mana ya?, hanya untuk nunggu kapal ke bawean!, uh lessona”..yang lainnya lagi dong, sabar bro pelan-pelan saja, eh kayak judul lagu lagi ya, ayo yang ingat itu lagunya sapa?.. Yang lain dari yang lain “saya sudah tidak tahan, panas, gerah, banyak yang gigitin kalau malam, dasar nyamuk disini nakal-nakal”.. Yang lain-lainnya “saya tidak jadi ke Bawean pulang lagi ah” emang mau pulang kemana ya.. banyak yang lain memilih bungkam endak papa haknya mereka bray..privasi masing-masing, katanya malu kalo dipublikasikan, hehe..kayak reporter aja introgasi ke penginapan cari informasi..
Tu yang lain terus disebutin kamu sendiri gimana, hehe saya mah orangnya gitu,.penting ya disebutin, eh jangan ngambek dulu, iya-iya saya ceritain.. saya cuma bisa nahan saja, nahan marah sama keadaan dan berterima kasih pada-Nya, lo kok bisa, iya lah, dengan gelombang besar kalo dipaksakan keselamatan jadi taruhannya, dengan disini saya mendapatkan teman-teman baru yang gaul-gaul dan unyu-unyu, maksudnya baik kok.hihi…selanjutnya nahan belanja, hemat perbekan, emang punya duit gak ya.haha.. Yang lain nahan itu tu..hihi jangan disebutin ah malu, ya-iya saya sebutin jangan maksa ah gak bagus.hihi..nahan kangen sama orang-orang yang ada di Bawean..
Terima kasih sudah membaca, maaf kalau ada kata yg tidak berkenan,.