Kapal Oh Kapal Kapan Berlayar

Posted: 4 Oktober 2015 in BAWEAN

Secuil kisah penantian, apa boleh dikata yang terjadi biarlah terjadi, penuh dengan makna penuh dengan teka teki yang seharusnya mudah dimengerti, ketentuanNya adalah misteri. Baiklah kita ceritakan saja disini, ini bukan rahasia, bukan rasa kecewa dan bukan pula mengeluh karena keadaan yang sebenarnya. tetapi ini adalalah ketidak pahaman kita membaca situasi yang ada.
Bermula dari satu minggu yang lalu, kita bahagia membantu sesama dan meninggalkan tanggung jawab dirumah, tidak mengapa ini untuk proses yang lebih baik. Awalnya berjalan dengan lancar bertemu dengan orang-orang hebat dengan pemikiran yang super, mungkin menurut anda berlebihan tapi tak mengapa mereka adalah orang-orang expert dibidangnya.
Anggap saja pertemuan dengan orang-orang hebat itu sudah selesai, karena memang bukan itu topik pembahasan kita kali ini. Terus yang bagian yang mana? Sabar bray tinggal minum kopi dulu biar gak ngantuk..
Ok kita mulai lagi, sebenarnya sederhana, kami hanya mengambil potret dan sudut pandang mereka yang sedang menunggu keberangkatan kapal ke pulau bawean, “ah itu kan biasa, banyak kok yang menuggu”, santai dulu, ni baca baik-baik..kesabaran memang diperlukan disegala lini..tak terkecuali mereka yang menunggu yang tidak pasti..kami selalu di PHP “kayak nama program komputer saja”. Jangan disalah artikan dulu, PHP_Pemberi Harapan Pasti, jangan disalah artikan ya apalagi berfikir-disebutin juga jangan..PHP hari pertama pemberitahuannya jelas besok ada kapal kepastiannya jelas tidak berangkat, okelah tidak apa-apa besok informasikan lagi ya, hari berikutnya “hari keberapa ya?” iya benar hari ketiga PHP yang kedua; besok kapal berangkat jelas dan pasti keesokan harinya tidak berangkat begitulah seterusnya hingga tulisan ini terbit..seperti lagunya itu tu, sakitnya tu disini..jangan ada yang tepuk dada ya bro..malu sama temen sosmed yang lain…hihi
Mereka mulai memainkan logikanya sendiri-sendiri, orang pertama “seharusnya kemaren berangkat, tau ah lupa hari yang keberapa, kan ketinggian gelombang sama dengan hari terakhir kapal berangkat ke bawean mungkin g kayak gini”.. Yang lain “saya kapok layar-layar, g mau lagi” yang lainnya “saya jauh-jauh dari Malay, negara mana ya?, hanya untuk nunggu kapal ke bawean!, uh lessona”..yang lainnya lagi dong, sabar bro pelan-pelan saja, eh kayak judul lagu lagi ya, ayo yang ingat itu lagunya sapa?.. Yang lain dari yang lain “saya sudah tidak tahan, panas, gerah, banyak yang gigitin kalau malam, dasar nyamuk disini nakal-nakal”.. Yang lain-lainnya “saya tidak jadi ke Bawean pulang lagi ah” emang mau pulang kemana ya.. banyak yang lain memilih bungkam endak papa haknya mereka bray..privasi masing-masing, katanya malu kalo dipublikasikan, hehe..kayak reporter aja introgasi ke penginapan cari informasi..
Tu yang lain terus disebutin kamu sendiri gimana, hehe saya mah orangnya gitu,.penting ya disebutin, eh jangan ngambek dulu, iya-iya saya ceritain.. saya cuma bisa nahan saja, nahan marah sama keadaan dan berterima kasih pada-Nya, lo kok bisa, iya lah, dengan gelombang besar kalo dipaksakan keselamatan jadi taruhannya, dengan disini saya mendapatkan teman-teman baru yang gaul-gaul dan unyu-unyu, maksudnya baik kok.hihi…selanjutnya nahan belanja, hemat perbekan, emang punya duit gak ya.haha.. Yang lain nahan itu tu..hihi jangan disebutin ah malu, ya-iya saya sebutin jangan maksa ah gak bagus.hihi..nahan kangen sama orang-orang yang ada di Bawean..
Terima kasih sudah membaca, maaf kalau ada kata yg tidak berkenan,.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s